MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T., menegaskan pentingnya disiplin kerja, peningkatan kinerja sumber daya manusia (SDM), serta evaluasi menyeluruh terhadap manajemen dan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Utara.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan arahan kepada jajaran PDAM, Rabu (21/10/2026). Arahan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam membangun profesionalisme dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Disiplin tersebut harus diterapkan dalam berbagai aspek pekerjaan, mulai dari ketepatan waktu, kerapian berpakaian, hingga pemanfaatan jam kerja secara efektif dan bertanggung jawab.
“Tanpa disiplin, saya yakin apa yang ingin kita capai tidak akan berhasil. Karena itu, mari kita bekerja keras, bekerja cerdas, dan memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan kita,” tegas Shalahuddin.
Memasuki penghujung tahun anggaran 2026, Bupati meminta jajaran PDAM segera melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja, kelemahan manajemen, kendala teknis, serta berbagai persoalan yang selama ini memengaruhi pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Menurutnya, evaluasi tersebut tidak boleh sekadar menjadi kegiatan administratif, tetapi harus menghasilkan langkah perbaikan yang konkret dan terukur. Hasil evaluasi juga harus menjadi dasar penyusunan program kerja dan kebutuhan anggaran tahun 2027 agar lebih tepat sasaran.
“Saya tidak ingin kesalahan yang sama terulang. Apa yang menjadi kekurangan hari ini harus kita evaluasi dan perbaiki. Kita masih punya waktu untuk menyiapkan perencanaan yang lebih baik,” ujarnya.
Dorong Perbaikan Distribusi Air Bersih
Bupati juga menyoroti pentingnya penanganan keluhan masyarakat terkait distribusi air bersih. Ia meminta PDAM melakukan pembenahan secara bertahap dan terencana, termasuk melalui perbaikan instalasi, penambahan fasilitas pendukung, serta optimalisasi sumber air baku.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem distribusi air bersih sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik, merata, dan berkelanjutan.
Untuk memastikan tindak lanjut berjalan cepat, Bupati meminta Direktur PDAM bersama jajaran teknis segera menyusun hasil evaluasi beserta rencana aksi yang jelas.
Laporan tersebut diminta disampaikan dalam waktu tiga hingga empat hari sebagai dasar menentukan langkah perbaikan berikutnya.
“Kita ingin SDM kita hebat dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Tidak ada alasan kita tidak bisa maju seperti daerah lain. Anggaran yang tersedia harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
:Kinerja Profesional dan Berorientasi Hasil
Lebih lanjut, Shalahuddin menegaskan bahwa kecepatan dalam bekerja harus tetap diimbangi dengan kualitas, keamanan, serta ketepatan hasil.
Setiap pekerjaan harus dilaksanakan secara profesional dan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian kegiatan, tetapi juga pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah harus dijawab melalui peningkatan kualitas pelayanan dan penyelesaian persoalan secara konkret.
Karena itu, seluruh jajaran PDAM diminta memperkuat koordinasi, meningkatkan tanggung jawab, serta membangun budaya kerja yang disiplin dan berorientasi pada hasil.
Melalui evaluasi menyeluruh dan pembenahan manajemen tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap PDAM mampu meningkatkan efektivitas operasional, mengatasi berbagai kendala pelayanan, serta memberikan akses air bersih yang lebih optimal bagi masyarakat.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pengelolaan perusahaan daerah yang lebih profesional, efektif, dan bertanggung jawab.