Advertisement
,

Hadiri Rakor Pemdes se-Kalteng, Bupati Shalahuddin Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Program Strategis Daerah dan Nasional

Jumat, 07 Agustus 2026, Agustus 07, 2026 WIB Last Updated 2026-08-07T02:02:47Z
PALANGKA RAYA – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, di GOR Indoor Jalan Tjilik Riwut Km 5,5, Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).
Rakor mengusung tema “Penguatan Peran dan Akuntabilitas Kepala Desa/Lurah se-Kalimantan Tengah dalam Mewujudkan Desa Tangguh, Aman, Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta Kartu Huma Betang Sejahtera.” Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda Kalimantan Tengah, bupati dan wali kota se-Kalteng, camat, serta ribuan kepala desa dan lurah.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dimulai dari desa dan kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, visi pembangunan Kalimantan Tengah bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo diarahkan agar pembangunan dapat dirasakan secara merata, mulai dari wilayah pedalaman hingga perkotaan.
Gubernur juga menyampaikan enam poin penting yang menjadi perhatian seluruh kepala desa dan lurah, yakni efisiensi anggaran yang terukur, penguatan RTRW dan tata kelola pertanahan, kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pemberantasan narkoba, pemutakhiran data sosial ekonomi nasional (DTSEN), serta menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, dan kerukunan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Linae Victoria Aden, dalam laporannya menjelaskan bahwa rakor bertujuan memperkuat sinergi antarpemerintah, meningkatkan peran kepala desa dan lurah dalam pencegahan karhutla, mewujudkan desa bersih narkoba (Bersinar), memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, menyinkronkan data sosial ekonomi, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Rakor diikuti ribuan peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, kepala daerah, 136 camat, 1.432 kepala desa, dan 139 lurah. Sejumlah narasumber turut memberikan materi, di antaranya Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalimantan Tengah, Kajati Kalimantan Tengah, Kepala BPS Kalimantan Tengah, Kepala BNNP Kalimantan Tengah, Kakanwil BPN Kalimantan Tengah, dan Kabinda Kalimantan Tengah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dan sedang dilaksanakan di daerahnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mengawal pembangunan melalui 11 Program Unggulan dan 12 Program Prioritas yang diselaraskan dengan program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, seperti Huma Betang dan pasar murah, serta program nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
Terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menetapkan status siaga karhutla melalui Surat Keputusan yang berlaku mulai 1 Agustus hingga 30 September 2026. Penanganan tersebut dilakukan secara terpadu bersama Kodim, Polres, serta organisasi perangkat daerah terkait.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga terus mengoptimalkan pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit dan pertambangan sebagai potensi unggulan daerah yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Um/Red)

Iklan

Iklan