Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan, menghadiri pembukaan Sinode Umum ke-25 Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) tahun 2026. Acara pembukaan tersebut diresmikan secara langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, di Gedung Olahraga (GOR) Tana Malai Tolung Lingu (TMTL), Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, pada Selasa (7/6/2026).
Prosesi pembukaan agenda keagamaan berskala besar ini ditandai dengan pemukulan lonceng secara khidmat. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, yakni dari tanggal 7 hingga 11 Juni 2026 ini, dihadiri oleh kurang lebih 1.100 peserta yang datang dari berbagai wilayah.
Ketua Umum Panitia Pelaksana, Perdie M. Yoseph, dalam laporannya menegaskan bahwa sinode ini menjadi momentum strategis bagi GKE untuk merumuskan arah kebijakan, pelayanan, serta pengabdian jemaat untuk lima tahun ke depan.
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang dibacakan oleh Wagub Edy Pratowo, Pemerintah Provinsi memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi GKE.
Peran gereja dinilai tidak hanya terbatas pada aspek kerohanian, tetapi juga mencakup sektor pendidikan, pelayanan sosial, hingga pembinaan generasi muda. Mengusung tema "Hiduplah sebagai terang yang membuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran", GKE diharapkan mampu terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menangani isu-isu krusial.
Beberapa di antaranya meliputi pengentasan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, hingga perluasan akses pendidikan.
"Sinode Umum ke-25 GKE Tahun 2026 memiliki arti yang sangat penting.
Forum ini merupakan kesempatan untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat peran gereja dalam menjawab berbagai tantangan di masyarakat," ujar Edy Pratowo.
Kehadiran Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan, pada kesempatan tersebut menegaskan komitmen Pemkab Barito Utara dalam mendukung toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kalimantan Tengah.
Wabup menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya sinode tersebut dan berharap forum tertinggi GKE ini dapat menghasilkan keputusan yang adaptif terhadap tantangan zaman. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kebersamaan dengan berlandaskan falsafah Huma Betang dan Belom Baadat, demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang lebih maju, rukun, sejahtera, dan bermartabat.
"Kami di Barito Utara berkomitmen penuh untuk terus memperkuat kolaborasi ini. Terutama dalam pembinaan generasi muda agar memiliki benteng moral yang kuat dari ancaman narkoba dan penyakit sosial, serta bahu-membahu dalam mengatasi stunting dan kemiskinan," tegas Felix.
