MUARA TEWEH - Pemerintah Kabupaten Barito Utara resmi meluncurkan program Bantuan Sosial (Bansos) Permakanan sekaligus menyerahkan honorarium bagi kelembagaan Damang Adat, Mantir Adat, serta ketua RT dan RW se-Kabupaten Barito Utara tahun 2026. Agenda peluncuran program strategis ini dipusatkan di Gudang Bulog Muara Teweh pada Senin (22/06/2026).
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat peran para perangkat di tingkat akar rumput.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Barito Utara, Sri Hartati, memaparkan bahwa inisiatif ini dirancang khusus untuk mendongkrak taraf hidup kelompok rentan. Program ini juga difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pokok para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di wilayah tersebut.
"Program ini merupakan salah satu program unggulan Bapak Bupati. Sasaran penerima manfaat hari ini mencakup 1.256 penerima Bansos serta 524 orang dari unsur kelembagaan," jelas Sri Hartati.
Secara lebih rinci, alokasi penerima honorarium kelembagaan kali ini menjangkau sebanyak 9 orang Damang dan 9 orang Sekretaris Damang. Selain itu, insentif ini juga diberikan kepada 45 orang Mantir Kecamatan, 179 orang ketua RT/RW, serta 309 orang Mantir Desa yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
Penyerahan bantuan dan insentif ini diharapkan dapat menstimulasi roda perekonomian tingkat lokal serta meningkatkan motivasi kerja para aparatur non-ASN tersebut.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dalam pidatonya menyatakan bahwa momentum ini menjadi bukti autentik dari komitmen penuh pemerintah kabupaten untuk menyejahterakan warga. Kehadiran program ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan tinggi atas dedikasi tanpa pamrih yang ditunjukkan oleh tokoh adat dan perangkat RT/RW.
"Kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui program yang tepat sasaran. Bantuan sosial permakanan berupa sembako ini akan disalurkan berkala setiap tiga bulan sekali untuk meringankan beban ekonomi warga, sekaligus melengkapi bantuan sosial lainnya seperti PKH dan BPNT," ujar Bupati.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menggarisbawahi fungsi vital yang diemban oleh Damang Adat, Mantir, hingga pengurus RT/RW dalam roda pemerintahan daerah. Mereka dinilai sebagai elemen krusial yang berada di lini terdepan dalam merawat adat istiadat, memelihara keamanan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara kebijakan pemerintah dan aspirasi warga.
"Pemberian honorarium ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai budaya. Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Barito Utara yang maju, sejahtera, dan berkeadilan," tutup Bupati.
Acara peluncuran berskala daerah ini juga dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Muhlis, bersama jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tampak hadir pula para Kepala Perangkat Daerah, unsur Camat dari berbagai wilayah se-Kabupaten Barito Utara, serta ratusan warga penerima manfaat yang memadati lokasi kegiatan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan khidmat, menandai awal distribusi bantuan sosial di tahun berjalan.
