MUARA TEWEH - Sembilan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan beberapa Pertashop yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, saat ini terlihat seolah-olah sedang mengalami kelangkaan pasokan. Fenomena ini memicu perhatian dari berbagai pihak yang mengamati aktivitas distribusi bahan bakar di daerah tersebut secara langsung.
Ketua Komisi III DPRD Barito Utara,H.Tajeri,Minggu (31/5/2026) mengatakan, menyikapi kondisi tersebut, pengamatan secara logis menunjukkan adanya ketidakselarasan antara pasokan resmi dan ketersediaan di lapangan.
Pihak terkait mengaku telah menjalin komunikasi langsung dengan perwakilan PT Pertamina untuk wilayah Kalimantan Tengah guna memastikan kondisi pasokan yang sebenarnya terjadi di masyarakat.
Menurutnya, berdasarkan koordinasi tersebut, PT Pertamina menegaskan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah tersebut sebenarnya berada dalam kondisi yang stabil. Bahkan, ketersediaan jenis Pertalite dan Bio Solar yang disubsidi oleh pemerintah telah dijamin kelancarannya hingga akhir tahun ini.
Langkah mempertahankan subsidi ini tetap dilakukan pemerintah di tengah situasi perekonomian negara yang saat ini sedang tidak stabil. Pemerintah berharap kondisi perekonomian nasional dapat segera membaik dan pulih kembali, sehingga harga jual BBM di masa mendatang bisa kembali normal seperti sedia kala.
Kendati demikian, kebijakan penyesuaian harga pada sektor BBM non-subsidi tidak dapat dimungkiri membawa dampak yang cukup signifikan terhadap tatanan perekonomian masyarakat. Salah satu dampak nyata yang langsung dirasakan oleh publik adalah terjadinya kenaikan pada sektor biaya transportasi umum maupun logistik.
Di sisi lain, masyarakat mempertanyakan kontradiksi yang terjadi karena harga kedua jenis BBM bersubsidi tersebut justru melambung tinggi di tingkat pengecer luar SPBU.
Fenomena kontras antara jaminan stabilitas pasokan dari pemerintah dan lonjakan harga di lapangan ini menyisakan pertanyaan besar mengenai apa yang sebenarnya terjadi dalam rantai distribusi di masyarakat.
