Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melantik Kepengurusan Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), serta Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kabupaten Barito Utara masa bakti 2025–2030.
Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Barito Utara, pada Minggu (8/2/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, unsur FKPD, jajaran OPD, serta seluruh pengurus organisasi yang dilantik.
Dalam sambutannya, Bupati Shalahuddin mengawali dengan mengajak seluruh hadirin memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT, karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk hadir dalam kegiatan pelantikan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Pelantikan ini merupakan awal dari amanah dan tanggung jawab besar untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui peran perempuan,” ujar Shalahuddin.
Bupati menegaskan bahwa empat organisasi yang dilantik memiliki peran strategis dan saling melengkapi. TP PKK dinilai menjadi ujung tombak dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat, sementara GOW berperan sebagai wadah pemersatu organisasi perempuan agar dapat bersinergi dalam kegiatan sosial, pendidikan, serta pembangunan.
Selain itu, PP PAUD disebut memegang peranan penting dalam membangun pondasi sumber daya manusia sejak usia dini, sedangkan Dekranasda menjadi penggerak utama dalam pengembangan kerajinan daerah serta pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Pada kesempatan itu, Shalahuddin juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam membentuk karakter generasi penerus.
Ia menyampaikan bahwa pembentukan karakter bangsa dipengaruhi oleh tiga hal utama, yakni pendidikan, lingkungan keluarga, dan nilai-nilai Pancasila. “Pondasi paling dasar dalam membentuk karakter adalah keluarga. Di sinilah peran ibu sangat menentukan. Karena itu, ibu-ibu yang hadir hari ini adalah penentu arah masa depan Barito Utara,” tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh pengurus untuk bekerja dengan tulus dan ikhlas dalam mendukung program pembangunan. Menurutnya, perubahan tidak selalu berarti mengganti semuanya, tetapi mempertahankan yang sudah baik dan memperbaiki hal-hal yang belum baik.
“Perubahan itu adalah mempertahankan yang sudah baik dan memperbaiki yang belum baik. Tidak ada yang sempurna selain Allah SWT, tetapi dengan kerja yang baik, tulus, dan ikhlas, kita berharap Barito Utara semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya.
